ATSAR TABI'IN I
Dari Al-Hasan Al-Bashri Rahimahullah. Ada seseorang bertanya kepadanya tentang ucapan selamat tersebut; “Bagaimana cara aku mengucapkannya ?” Kata Al-Hasan : Ucapkanlah.
“Ja’alahu Allahu mubaaraakan ‘alaika wa ‘alaa
ummati muhammadin Shallallahu ‘alaihi wa sallam’."
“Artinya : Semoga Allah menjadikannya barakah atas kalian dan
atas ummat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam”
[Status: Hasan. Dikeluarkan oleh At-Thabrani dalam Kitab Ad-Du’a (2/1243) dengan sanad yang rijalnya (rawi-rawinya) tsiqah (orang kepercayaan) selain syaikhnya (gurunya) At-Thabrani yakni Yahya bin Utsman bin Shalih, kata Al-Hafidh tentangnya : “Ia shaduq, tertuduh tasyayyu’ (kesyiah-syiahan), dan sebagian ulama menganggapnya layyin (lemah) karena keadaannya yang meriwayatkan dari selain asalnya”. Berkata Ibnu Abi Hatim dalam Al-Jarh wa At-Ta’dil (9/175) : “Aku menulis (hadits) darinya dan juga ayahku, dan mereka memperbincangkannnya”. Dalam Al-Mizan, Ad-Dzahabi berkata : “Ia shaduq Insya Allah’. Berkata Al-Mundziri dalam At-Targhib (2/17) : “Dia tsiqah dan padanya ada perbincangan”. Kami katakan : orang yang semisal Yahya ini haditsnya tidak turun dari derajat Hasan.]
“Ja’alahu Allahu mubaaraakan ‘alaika wa ‘alaa
ummati muhammadin Shallallahu ‘alaihi wa sallam’."
“Artinya : Semoga Allah menjadikannya barakah atas kalian dan
atas ummat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam”
[Status: Hasan. Dikeluarkan oleh At-Thabrani dalam Kitab Ad-Du’a (2/1243) dengan sanad yang rijalnya (rawi-rawinya) tsiqah (orang kepercayaan) selain syaikhnya (gurunya) At-Thabrani yakni Yahya bin Utsman bin Shalih, kata Al-Hafidh tentangnya : “Ia shaduq, tertuduh tasyayyu’ (kesyiah-syiahan), dan sebagian ulama menganggapnya layyin (lemah) karena keadaannya yang meriwayatkan dari selain asalnya”. Berkata Ibnu Abi Hatim dalam Al-Jarh wa At-Ta’dil (9/175) : “Aku menulis (hadits) darinya dan juga ayahku, dan mereka memperbincangkannnya”. Dalam Al-Mizan, Ad-Dzahabi berkata : “Ia shaduq Insya Allah’. Berkata Al-Mundziri dalam At-Targhib (2/17) : “Dia tsiqah dan padanya ada perbincangan”. Kami katakan : orang yang semisal Yahya ini haditsnya tidak turun dari derajat Hasan.]
ATSAR TABI'IN II
Dari Hammad bin Ziyad ia berkata : “Ayyub As-Sikhtiyani bila memberi ucapan selamat kepada seseorang yang kelahiran anak ia berkata :
“Semoga Allah menjadikannya barakah atas kalian dan
atas ummat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam”
[Dikeluarkan oleh At-Thabrani dalam Kitab Ad-Du’a (2/1244) dengan sanad yang lemah. Namun atsar yang lemah ini mendukung atsar sebelumnya. Wallahu a’lam]
Dari Hammad bin Ziyad ia berkata : “Ayyub As-Sikhtiyani bila memberi ucapan selamat kepada seseorang yang kelahiran anak ia berkata :
“Semoga Allah menjadikannya barakah atas kalian dan
atas ummat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam”
[Dikeluarkan oleh At-Thabrani dalam Kitab Ad-Du’a (2/1244) dengan sanad yang lemah. Namun atsar yang lemah ini mendukung atsar sebelumnya. Wallahu a’lam]
RUJUKAN LANJUTAN
[Hukum Khusus Seputar Anak dalam Sunnah yang Suci, hal.23-26 Pustaka Al-Haura]

0 comments:
Post a Comment